Pada hari Rabu dan Kamis, tanggal 4-5 September 2024, SMPII Al Abidin Sukoharjo menyelenggarakan gladi bersih untuk Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Kegiatan ini diikuti oleh 45 siswa yang telah dipilih langsung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Gladi bersih ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa menghadapi ANBK yang sesungguhnya dan melatih kemampuan teknis serta mental mereka dalam menggunakan perangkat komputer selama asesmen.
Proses pelaksanaan gladi bersih ANBK di SMPII Al Abidin dilakukan dengan sangat seksama. Seluruh perangkat komputer yang digunakan dalam gladi bersih ini telah diperiksa secara ketat untuk memastikan tidak ada kendala teknis selama pelaksanaan. Panitia juga memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan waktu durasi yang cukup dalam setiap sesi untuk memahami dan menjawab soal-soal asesmen dengan baik.
Metode pengawasan yang ketat juga diterapkan selama gladi bersih berlangsung. Panitia pelaksana mengatur sistem pengawasan yang efisien untuk mencegah segala bentuk kecurangan dan memastikan kejujuran siswa dalam menjawab setiap soal. Selain itu, panitia juga memberikan instruksi yang jelas mengenai penggunaan perangkat komputer agar siswa tidak mengalami kesulitan teknis selama asesmen berlangsung.
Pelaksanaan gladi bersih ini menunjukkan komitmen SMPII Al Abidin dalam mempersiapkan siswa secara maksimal menghadapi ANBK yang sesungguhnya. Dengan latihan ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami konten asesmen dengan baik, tetapi juga memiliki mental yang kuat dalam menghadapi ujian berbasis komputer. Hal ini penting untuk memastikan siswa mampu beradaptasi dengan baik terhadap format asesmen yang baru dan tetap menjaga prestasi akademik mereka di tingkat nasional.
Sukoharjo akan mengikuti gelombang kedua pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang dijadwalkan pada tanggal 11-12 September 2024. Dalam rangka memastikan pelaksanaan ANBK berjalan lancar, SMPII Al Abidin Sukoharjo telah melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh. Langkah-langkah yang diambil meliputi pemeriksaan detail terhadap kesiapan perangkat komputer, memastikan jaringan internet stabil dan andal, serta melakukan koordinasi intensif dengan pihak-pihak terkait, seperti dinas pendidikan dan vendor teknologi.
Kesiapan perangkat komputer menjadi fokus utama karena kelancaran asesmen sangat bergantung pada kondisi perangkat yang akan digunakan. Tim teknis sekolah telah melakukan pengecekan dan pemeliharaan rutin untuk mencegah munculnya masalah teknis yang dapat mengganggu jalannya asesmen.
Selain aspek teknis, kesiapan mental dan fisik siswa juga mendapat perhatian khusus. Siswa-siswi yang akan berpartisipasi diharapkan untuk menjaga kesehatan mereka dengan baik, baik secara fisik maupun mental, agar dapat memberikan performa terbaik. Kegiatan gladi bersih yang dilaksanakan adalah media latihan terakhir sebelum ANBK resmi dimulai, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa.
Para guru dan staf sekolah juga menunjukkan komitmennya dalam membimbing siswa dalam persiapan ANBK ini. Mereka memberikan dukungan penuh, baik dalam bentuk bimbingan belajar, konseling, maupun motivasi untuk memastikan setiap peserta didik siap menghadapi ANBK. Seluruh upaya yang dilakukan ini bertujuan untuk mengukur capaian belajar siswa secara objektif dan menyeluruh, sehingga hasil asesmen ini dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMPII Al Abidin Sukoharjo.

